Hari ini, ade selesai administrasi untuk buat paspor. Tidak terasa sudah enam tahun sejak kakak lahir si ade sudah mau beranjak 2 tahun. Di tahun keduapuluh bersama, dan dikaruniai 2 putri cantik, puji syukur atas berkah yang dilimpahkan oleh Allah swt kepada keluargaku.
Tipikal keluarga dengan anak pertama bisa dilihat rekam jejaknya di blog ini 😊 sampai dengan setahun kami masih rajin menulis tentang kakak. Hal itu membuat sulit sekali rasanya memulai tentang ade. Bukan kami kehabisan cerita, tapi sepertinya kami ini pemalas 😅. Jadi disini re, jam 10.53 mencoba menulis tentang ade yang sudah hampir 2 tahun. Sejak lahir ade selalu dibandingkan dengan kakak, dan sepertinya ini manusiawi. Kami sebagai orang tua yang (merasa) "ahli" dalam membesarkan anak seringkali melakukan hal tersebut. "Si kakaknya giginya rapih, cuma memang malas sikat gigi, kalau ade jangan kita kasih coklat lagi, biar giginya bagus"
"Imunisasi di rumah vaksin (ade) aja jangan dirumah sakit (kakak) biar bisa kontrol biaya" "ade mah ga usah diikutin kelompok bermain, ada kakaknya ini dirumah, nanti kalau udah gede ikutin M*kids aja biar hemat" "ternyata ade sama aja sama kakak, kakinya ga berani diturunin di pantai" merupakan satu dari sekian banyak pola pikir kami sebagai oramg tua yang (merasa) sudah (ahli) pernah mengurus bayi.
Alhamdulilah menginjak dua tahun gigi ade masih rapih, imunisasi sesuai jadwal, untuk bicara kurang lebih mirip perkembangannya dimana proses motorik lebih dulu berkembang (jalan, merayap) ketimbang proses bicara sendiri. Saat ini ade akan mulai masuk masa masa di akan disapih #braceourself :) dan mulai terbentuk pola pikirnya
20 menit nulis alhamdulillah lumayan, besok kakak mau manasik haji sama mama sementara papanya ada jadwal ngajar, semangat ya kak manasiknya, sing sabar ya de nunggu kegiatan kakak :)
-papaganteng
Ps: si kakak tiap ditanya, siapa nama papanya? Papa ganteng :)